Skip to main content

Tips Jitu Menghadapi Buah Hati Yang Sedang Marah


Bangdidav.com - Anak adalah anugrah terindah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia-manusia pilihanNya;

Si Buah Hati adalah titipan serta amanah Tuhan yang harus tetap dijaga dan dirawat dengan sepenuh hati serta kasih sayang;

Sebagai orangtua, tentunya kita berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada anak dengan kerahan seluruh jiwa raga;

Agar nantinya Buah Hati kita menjadi harapan dan kebanggaan kita suatu saat nanti serta ia bisa mandiri dan berdiri sendiri;

Tips Jitu Menghadapi Buah Hati Yang Sedang Marah


Di dalam hal merawat dan mengasuh anak, tentunya perhatian dan kasih sayang harus dicurahkan sepenuhnya serta kesabaran yang luar biasa;

Baca Juga : Waspada! Bahaya Bagi Anak Membawa Tas Dengan Beban Yang Berat

Sebab anak-anak belum dapat menentukan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan seperti layaknya orang dewasa, oleh karena itu perlunya bimbingan dari orangtua;

Namun terkadang, sebagai orangtua tentunya juga merupakan manusia yang tidaklah sempurna. Saat melihat anak menangis tiada henti, bandel, marah dan sebagainya kesabaran kita diuji;

Tak jarang saat tubuh lelah emosipun tiba-tiba memuncak melihat tingkah buah hati yang tiada henti melakukan aktifitas;

Membentak, memarahinya bahkan memberikan pukulan kecil terhadap dirinya bisa saja membuat si buah hati berhenti marah dan diam;

Namun hal tersebut bukanlah suatu solusi terbaik untuk membuat buah hati mengerti dan sadar akan apa yang telah ia lakukan, justru akan sangat berbahaya bagi perkembangan psikisnya;

Baca Juga : Stop Membentak Anak!!! Ini Dampak Buruk Bagi Perkembangan Otaknya

Untuk mengatasi atau mengadapi buah hati yang sedang marah-marah, ada beberapa tips jitu untuk menghadapinya;

1. Dengarkan keluhannya dengan penuh perhatian


Langkah pertama untuk menghadapi si buah hati yang sedang marah bahkan berteriak adalah mencoba untuk mendengarkan keluh kesahnya;

Turunkan nada bicara, berikan senyum terbaik Anda, lakukan kontak mata serta sentuh tangan anak Anda dengan sangat lembut yang menunjukkan bahwa Anda sangat ingin mendengarkan keluh kesahnya;

2. Beri tanggapan bukan nasihat


Anak yang sedang marah, emosinya tidak stabil sehingga ia tidak akan langsung bisa mendengarkan atau memahami perkataan Anda dengan bentuk nasihat yang panjang agar anak Anda berhenti marah;

Memberikan tanggapan terhadap keluh kesah atau masalah yang dihadapinya adalah salah satu langkah untuk membuatnya tenang, agar anak dapat mengutarakan isi hatinya;

Baca Juga : Baik Buruknya Gadget bagi Perkembangan Anak dan Cara Mengatasinya

Seperti memberikan tanggapan "Oh.. begitu ceritanya.." atau "Hmmm.. Ayah / Bunda paham..";

3. Ibaratkan perasaan anak Anda


Untuk memberitahukan dan mengkoneksikan perasaan buah hati terhadap Anda, Anda dapat mengibaratkan amarahnya agar ia lebih mengerti apa yang ia rasakan;

Anda dapat mengibaratkan perasaannya seperti "Hmm... Ayah / Bunda mengerti dan tau rasanya seperti ada bom yang mau meletus gitu ya? Emang gak enak rasanya";

Hal tersebut akan membuat anak Anda beranggapan bahwa Anda juga mengerti apa yang sedang ia rasakan;

4. Kaitkan perilaku dengan emosinya


Untuk lebih memahami perasaan anak Anda, Anda bisa mengkaitkan tingkah lakunya dengan emosinya, seperti "Ayah / Bunda tau, Adek teriak-teriak / tendang-tendang karena Adek lagi marah, ya kan?";

Baca Juga : Penyebab Anak Mabuk Perjalanan Dan Cara Mengatasinya

5. Buat kesepakatan dengan Anak


Untuk memberikan waktu kepada anak Anda mengekspresikan apa yang sedang ia rasakan, Anda dapat memberikan waktu kepadanya untuk bercerita;

Namun sebelumnya ia mengutarakan isi hatinya, ada baiknya Anda dan anak Anda dapat membuat kesepakatan terlebih dahulu;

Seperti "Adek bolah nangis sekeras-kerasnya tapi setelah itu Adek jangan nangis-nangis lagi / teriak-teriak lagi / tendang-tendang lagi ya.";

6. Jika Anda terbawa emosi


Jika dalam menghadap anak yang sedang marah atau emosi, tiba2 Anda terbawa suasana dan ikut emosi, janganlah luapkan emosi Anda seketika;

Segera pisahkan emosi Anda dan tenang diri sejenak, ambil napas panjang lalu katakan kepada anak Anda, Anda perlu waktu sejenak;

Baca Juga : Hidroponik, Media Edukasi Bagi Anak

Saat emosi Anda mereda, lakukan kontak kembali dengan anak Anda dengan cara mendekati dan memberikan sentuh lembut kembali;

7. Bahas perilaku dengan emosinya


Setelah anak merasa dan telah menceritakan keluh kesahnya, Anda dapat sedikit-sedikit memberikan masukan kepada anak Anda;

Bahas mengenai tingkah lakunya saat ia sedang mengalami emosi yang sama suatu saat nanti agar tidak ia ulangi;

Anda dapat memberikan masukan kepada anak Anda seperti " Lain kali.. klo Adek kesal daripada capek-capek teriak-teriak, mending Adek langsung bilang klo Adek tidak suka..";

Baca Juga : Waspada! Ini Bahaya Bagi Anak Bermain HP Sambil Tiduran

8. Ajak ia bermain


Untuk melupakan apa yang telah ia alami, Anda dapat mengajaknya bermain mainan yang ia sukai atau jika Anda memiliki waktu luang, ajak ia jalan-jalan;

Dengan begitu ia akan terhibur dan akan segera melupakan apa yang telah ia alami sebelumnya;

Demikianlah beberapa tips jitu menghadapi anak yang sedang marah, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya sebagai orangtua;

Sekian

Terima kasih..


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar