Skip to main content

Contoh Surat Perdamaian Kasus Penganiayaan


Bangdidav.com - Perkelahian atau pertengkaran dapat saja terjadi kapan dan dimanapun saat emosi tidak bisa dikendalikan;

Tak jarang pertengkaran atau perkelahian tidak hanya menimbulkan kerusakan barang namun juga menimbulkan luka ringan, berat hingga korban meninggal dunia;

Timbulnya korban jiwa atau rusaknya barang akibat pertengkaran atau perkelahian akan menimbulkan akibat hukum bagi para pelaku;

Contoh Surat Perdamian Kasus Penganiayaan


Pelaku yang diduga melakukan penganiayaan tersebut akan dikenakan sanksi pidana jika korban atau keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib;

Namun sebelum melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke jalur hukum, ada baiknya kasus tersebut diselesaikan dengan kepala dingin dan secara kekeluargaan;


Salah satunya adalah membuat perdamaian antara kedua belah pihak yang berseteru atau terlibat dalam perkelahian tersebut;

Perdamaian dapat dilakukan dengan cara lisan saja namun juga dapat dilakukan dengan cara tertulis;

Perdamaian yang dibuat secara tertulis dapat dibuat dalam bentuk surat perdamaian antara kedua belah pihak;

Tujuan Dibuatnya Surat Perdamaian


Surat Perdamaian dalam kasus penganiayaan yang dibuat secara tertulis memiliki beberapa tujuan yaitu :

1. Agar permasalahan tidak berlanjut ke jalur hukum;

Dengan dibuatnya surat perdamaian khususnya dalam perkara penganiayaan, diharapkan permasalahan antara kedua belah pihak segera berakhir;

Kasus penganiayaan tersebut dianggap telah selesai dan tidak perlu dilanjutkan ke jalur hukum;


2. Agar Para Pihak harus mematuhi perjanjian damai

Dengan adanya surat perdamaian, para pihak yang berselisih akan mematuhi isi dari surat perdamaian yang telah dibuat bersama;

Surat Perdamaian tersebut mewajibkan masing-masing pihak untuk melaksanakan kewajibannya sesuai dengan isi surat perdamaian;

Jika salah satu pihak melanggar isi dari surat perdamaian tersebut, maka pihak yang melanggar dapat dituntut secara hukum karena dianggap melakukan wanprestasi atau ingkar janji;


3. Agar dapat meringankan hukuman

Jika perkara penganiayaan tersebut sudah terlanjut masuk ke jalur hukum baik ke tingkat penyidikan maupun persidangan, surat damai masih sangat diperlukan;

Dengan adanya surat damai dari para pihak, dapat meyakinkan Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara bahwa kedua belah pihak telah berdamai;

Sebab salah satu pertimbangan Hakim mengenai hal-hal yang dapat meringankan hukuman adalah adanya perdamaian antara kedua belah pihak yang berselisih;

Surat Perdamaian kasus penganiayaan dapat dilakukan oleh kedua belah pihak yang berselisih dengan disaksikan oleh minimal dua orang saksi serta perangkat desa;


Dalam hal korban meninggal dunia atau luka berat, Surat Perdamaian dapat dilakukan atau diwakili oleh keluarga korban seperti suami korban, istri korban dan anak korban yang telah dewasa;

Contoh Surat Perdamaian Kasus Penganiayaan (Korban luka-luka dan rusaknya barang)


SURAT PERDAMAIAN

Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama          : SI SOMPLAK
Umur          : .....Tahun
Pekerjaan    : .............
Alamat        : ..................

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama;

Nama          : SI BOTAK
Umur          : .....Tahun
Pekerjaan   : ...............
Alamat       : .................

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua;

Sehubungan dengan telah terjadinya kasus penganiayaan pada hari.....tanggal...... sekira pukul ....WIB di Jalan............. yang dilakukan oleh Pihak Pertama terhadap Pihak Kedua sehingga mengakibatkan Pihak Kedua mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit..... selama ... hari serta rusaknya 1 (satu) unit sepeda motor merk..... milik Pihak Kedua;

Atas kejadian kecelakaan tersebut, kami kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan dengan tanpa paksaan dari pihak manapun yang isi perjanjian sebagai berikut:
  1. Pihak Pertama mengakui mengakui bersalah melakukan pemukulan terhadap Pihak Kedua dikarenakan Pihak Pertama saat itu sedang emosi;
  2. Pihak Pertama menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dikemudian hari;
  3. Pihak Kedua tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun telah memaafkan Pihak Pertama;
  4. Pihak Pertama bersedia membantu biaya pengobatan Pihak Kedua sebesar Rp.......... dan Pihak Pertama juga bersedia memperbaiki kendaraan Pihak Kedua yang mengalami kerusakan hingga keadaan seperti semula;
  5. Surat Perdamaian ini kami buat dan kami tandatangani, sehingga kami selaku kedua belah pihak tidak akan menuntut dan memperpanjangan kasus penganiayaan ini dikemudian hari;
  6. Kedua belah pihak bersedia untuk dituntut secara hukum, jika kalau salah satu pihak tidak mematuhi isi perjanjian perdamaian ini;

Demikian Surat Perdamaian ini kami buat dengan sebenar-benarnya dan dalam keadaan sadar serta tanpa paksaan dari pihak manapun, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya;

                                                   Muntok................2019

Pihak Pertama                           Pihak Kedua

                             Materai


SI SOMPLAK SI BOTAK

Saksi-saksi :

1. .............. (saksi Pihak Pertama) ............ 

       
2. ............... (saksi Pihak Kedua)  ............        
         
Mengetahui,
Ketua RT



.................


Demikianlah Contoh Surat Perdamaian Kasus Penganiayaan yang dapat kami berikan, semoga dapat bermanfaat dan menjadi referensi hukum untuk menyelesaikan permasalahan hukum yang sedang dihadapi;

Sekian

Terima Kasih..

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar