Skip to main content

Nata De Coco Terbuat Dari Plastik dan Berbahaya Bagi Kesehatan? Hoax atau Fakta? Berikut Penjelasannya



Bangdidav.com - Beredarnya berita atau video yang tersebar mengenai bahayanya mengkonsumsi Nata De Coco cukup membuat masyarakat resah;

Beredar unggahan video singkat yang menyebutkan bahwa nata de coco berbahaya bagi anak-anak karena menyerupai plastik atau kertas sehingga tidak bisa dicerna oleh tubuh manusia;

Apakah kabar atau video tersebut benar adanya atau hanya sekedar sebuah konten yang dibuat tanpa adanya penelitian terlebih dahulu untuk menguntungkan diri sendiri;


Sebagai salah satu konsumen Nata De Coco tentunya kita cemas dan takut akan beredarnya video tersebut;

Sebab sudah sekian lama kita mengkonsumsi Nata De Coco baru saat ini beredar video tersebut;

Menjadi pertanyaan, apakah video-video yang tersebut benar adanya? Sudah berapa banyak Nata De Coco yang telah kita konsumsi?

Sebagai penulis, awalnya juga hampir percaya dengan video-video yang tersebar di dunia maya, baik itu di Youtube hingga beredar di grup-grup WhatsApp;

Namun setelah Penulis mencari sumber-sumber terpercaya sehingga Penulis berkesimpulan bahwa berita atau video tersebut merupakan berita Hoax atau fitnah karena dibuat tanpa adanya penelitian yang ilmiah;

Nah lho?? Hati-hati bagi yang udah terlanjur membagikan konten-konten Hoax tersebut, ada sanksi pidananya lho!!


Berikut beberapa penjelasan mengenai berita Hoax Nata De Coco merupakan makanan yang mengandung serat plastik hingga sulit untuk dicerna;

1. Penjelasan dari Puslit Bioteknologi-LIPI

Dikutip dari laman resmi biotek.lipi.go.id, Puslit Bioteknologi-LIPI turut menjelaskan bahwa nata de coco yang berbentuk seperti potongan plastik sebenarnya adalah selulosa murni produk kegiatan Mikroba Acetobacter xylinum yang dibuat dari air kelapa dan dikonsumsi sebagai makanan berserat yang menyehatkan;

Oleh karena itu, alih-alih berbahaya, mengkonsumsi nata de coco secara rutin  justru baik bagi anak-anak maupun bagi orang dewasa, khususnya bagi yang jarang mengkonsumsi atau tidak menyukai sayur-sayuran;

2. Klarifikasi Gabungan Pengusaha Nata De Coco Indonesia (GAPNI)

Gabungan Pengusaha Nata De Coco Indonesia (GAPNI) melalui media sosial Facebook resmi GAPNI tanggal 22 November 2019, membantah pernyataan tersebut dengan memberikan penjelasan tentang komposisi dan manfaat nata de coco;


Berikut penjelasan dan klarifikasinya :

1.    Benar bahwa nata de coco tidak dapat dicerna oleh manusia, karena bahan pembentuknya adalah serat selulosa. Serat selulosa yang sama persis dengan selulosa dalam sayur-sayuran atau buah-buahan.

Bedanya, selulosa nata de coco dibentuk oleh bakteri pangan melalui proses fermentasi air kelapa, sedangkan selulosa sayur dan buah dibentuk oleh tumbuh-tumbuhan;

Serat selulosa bermanfaat untuk membantu melancarkan sistem pencernaan manusia, bahkan ada penelitiah ilmiah yang menduga serat selulosa bisa mencegah terjadinya kanker usus;

Oleh karena itu, alih-alih berbahaya, mengkonsumsi nata de coco secara rutin/harian, justru baik bagi anak-anak maupun bagi orang dewasa, khususnya bagi yang jarang mengkonsumsi atau tidak menyukai sayur-sayuran.

2.    Potongan nata dadu basah yang diperas dengan cara menjepitnya hingga bentuknya menjadi tipis seperti kertas, karakteristik fisiknya akan berubah drastis dari lembut kenyal bisa digigit putus menjadi sangat liat, sangat sulit untuk disobek;

Hal ini bisa dianalogikan seperti kekuatan sebatang lidi dengan sejumlah lidi yang disatukan dan dijadikan sebagai sapu untuk membersihkan halaman;

3.    Kami menyadari bahwa cukup sering terjadinya kesalahpahaman masyarakat yang awam mengenai nata de coco, sedikit banyaknya juga menjadi tanggungjawab kami, khususnya para peneliti, para petani nata de coco lembaran dan para pengusaha nata de coco olahan;

Oleh karena itu, kami tetap terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat dan menjalin kerjasama dengan instansi-instansi pemerintahan terkait;

4.       Kami mengharapkan, para pelaku maupun penyebar video tersebut untuk meminta maaf kepada pemangku nata de coco Indonesia dan menghapusnya dari media-media sosial. Kami memutuskan, tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.

Klarifikasi Gabungan Pengusaha Nata De Coco Indonesia (GAPNI). Photo by Akun Facebook GAPNI

Demikianlah penjelasan mengenai berita Hoax yang menyebutkan bahwa Nata De Coco merupakan makanan yang sangat berbahaya dan sulit untuk dicerna;


Sebaiknya kita sebagai pengguna media sosial harus lebih bijak dalam menerima dan menyampaikan berita yang belum diketahui kebenarannya;

Oleh karena itu kita harus berwaspada dan bijak untuk tidak turut menyebarkan berita-berita Hoax yang dibuat untuk menguntungkan pihak yang tidak bertanggung jawab;

Bagi yang telah terlanjur memposting atau membagikan konten-konten sebaiknya segera mendelete atau menghapus berita-berita tersebut;

Supaya kita terhindar dari sanksi hukum akibat ikut menyebarkan berita Hoax yang akan merugikan diri sendiri;

Terima Kasih..

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar