Skip to main content

Tips Agar Tak Dicap Sebagai Penebar Berita Hoax

berita hoax
Berita Hoax atau kabar yang belum jelas kebenaraannya sekarang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan;

Contoh saja seperti kasus yang baru saja menimpa RS yang dikabarkan telah mengalami tindak kejahatan penganiayaan yang menghebohkan seantero negeri;

Tips Agar Tak Dicap Sebagai Penebar Berita Hoax


Akibat dari berita tersebut telah menciptakan baik secara langsung atau tidak langsung banyak Penebar Berita Hoax;

Berbagai latar belakang dan tujuan dari Para Pembuat atau Penebar Berita Hoax dapat dilihat dari berbagai unsur seperti unsur politik, persaingan bisnis, persaingan kerja dan sebagainya;

Dan yang pasti Berita Hoax dibuat dengan tujuan yang tidak baik;

Sebuah berita hoax dapat menggiring opini dan pemikiran publik, bayangkan saja dengan mengganti satu kata dalam sebuah judul berita yang benar dapat membuat pengertian menjadi sangat berlawanan dan menimbulkan kesalahpahaman.

Tetapi itu lah potret nyata yang terjadi di indonesia saat ini;

Penebar Berita Hoax di dunia maya juga bisa dikenakan Ujaran Kebencian yang telah diatur dalam KUHP dan UU lain di luar KUHP.

Ujaran kebencian ini meliputi penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menenangkan, memprovokasi, menghasut, dan penyebaran berita bohong;

Hukum positif telah mengatur mengenai Berita Hoax dan sanksi bagi Penebar Berita Hoax.

Penebar Berita Hoax akan dikenakan KUHP, Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis;

Serta tindakan ketika ujaran kebencian telah menyebabkan terjadinya konflik sosial;

Selain hukum positif, hukum agama pun sudah mengatur mengenai larangan menebarkan berita hoax atau berita bohong (fitnah), salah satunya yaitu dalam QS. Al Hujurat ayat 6 yang berbunyi :
Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang-orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu

Oleh karena itu kita perlu bijak dalam menggunakan sosial media;

Jangan sampai membagikan berita yang kita anggap bermanfaat bagi orang lain justru akan merugikan serta menjerumuskan kita sendiri dan dicap sebagai Penebar Berita Hoax;

Beberapa dampak negatif bagi Penebar Berita Hoax yang telah kami rangkum dari berbagai sumber baik bagi diri sendiri maupun orang lain yaitu :

1. Bagi Diri Sendiri

  • Merusak reputasi diri;
  • Hilangnya kepercayaan orang lain kepada kita;
  • Kehilangan dan dijauhi teman;
  • Mendapatkan sanksi pidana;
2. Bagi Orang Lain
  • Merusak reputasi dan nama baik orang lain;
  • Menimbulkan permusuhan;
  • Menimbulkan kerugian materil;
  • Kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian;

Ada beberapa tips yang dapat kami bagikan agar kamu tak dicap sebagai penebar berita hoax atau berita bohong, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut :

1. Uji Kebenaran Informasi

Ketika kamu menerima suatu informasi baik berupa video, rekaman, tulisan ataupun gambar yang cukup mencuri perhatian jangan langsung terburu-buru untuk membagikan informasi tersebut;

Sebaiknya kamu selidiki kebenaran berita tersebut agar kamu tak dicap sebagai Penebar Berita Hoax dengan cara melakukan uji validitas berita sebagai berikut :
  • Siapa yang membagikan;
  • Cek keaslian foto;
  • Baca terlebih dahulu judulnya;
  • Baca narasi postinganya;
  • Lihat alamat URL nya;
  • Isi artikel sejalan atau tidak dengan judul;
Jika kamu rasa dari hasil uji validitas berita tersebut sumbernya meragukan, tidak masuk akal, spekulatif serta mengajak untuk membenci seseorang atau sesuatu;

Sebaiknya jangan disebarkan atau dibagikan agar kamu tidak menjadi Penebar Berita Hoax;
Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia berkata baik atau diam (HR. Bukhari-Muslim)

2. Uji Manfaat Informasi


Setelah melakukan uji kebenaran berita, sebaiknya kamu jangan terburu-buru untuk memposting atau membagikan suatu berita atau infomasi;

Sebelumnya mengetahui apa manfaat dari informasi yang akan dibagikan;
Barang siapa tergesa-gesa, maka ia akan salah (HR. Al-Hakim)

Sebelum membagikan berita atau informasi, kamu harus mengetahui apa manfaat dari informasi tersebut;

Jika berita atau infomasi tersebut berpotensi memicu permusuhan, perselisihan, keresahan dan kegaduhan, sebaiknya jangan dibagikan;

Namun jika setelah melakukan Uji Kebenaran dan Uji Manfaat kamu lakukan  dan kamu rasa berita tersebut adalah berita yang baik dan bermanfaat silahkan dan segera bagikan;

Saran Penulis
1. Jadilah Pembaca yang bijak dan teliti;
2. Jangan jadi orang yang mudah percaya;
3. Jangan berbohong karena kebohongan akan terungkap;
4. Jaga perasaan orang lain;
5. Galakan Aksi Stop Hoax;

Demikianlah beberapa tips agar kita terhindar dari bahaya dari berita hoax sehingga kita tidak dicap sebagai penebar berita hoax yang akan sangat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Semoga kedepan kita lebih bijak dalam menggunakan media teknologi yang semakin hari semakin canggih;

Sekian..

Terima Kasih..
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar