Skip to main content

Prosedur dan Contoh Surat Permohonan Pengalihan Penahanan Di Persidangan


Bangdidav.com - Ada beberapa jenis penahanan yang dapat dijatuhkan kepada seorang Tersangka atau Terdakwa yang sedang menjalani masa penahanan;

Di dalam persidangan, status tahanan seorang Terdakwa bisa saja sebagai tahanan Rutan, Rumah serta Kota, tergantung dari jenis tahanan yang diberikan oleh Hakim;

Jika di dalam proses di persidangan, penahanan seorang Terdakwa menjadi kewenangan dari Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara;


Namun Pengacara atau keluarga Terdakwa dapat mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim untuk mengalihkan tahanan Terdakwa tersebut;

Misalnya, Terdakwa yang sebelumnya ditahan di RUTAN, dapat diajukan pengalihan penahanannya menjadi tahanan Rumah atau Tahanan Kota;

Contoh Surat Permohonan Pengalihan Penahanan 


Namun mengacu pada pasal 20 ayat (4) KUHAP, Hakim juga dapat mengalihkan tahanan Terdakwa dari Tahanan Rumah atau Kota menjadi Tahanan Rutan;

Hal tersebut disebabkan oleh kekhawatiran sulitnya menghadirkan Terdakwa serta jenis perkara yang tuduhkan kepada Terdakwa;


Cara Mengajukan Permohonan Pengalihan Penahanan


Untuk mengajukan pengalihan status tahanan seorang Terdakwa di persidangan, haruslah memenuhi persyaratan-persyaratan yang dibenarkan oleh Undang-Undang;

1. Permohonan dibuat secara tertulis


Pengalihan penahanan dari tahanan Rutan menjadi tahanan Rumah atau Kota dapat diajukan oleh Penasihat Hukum Terdakwa atau keluarganya;

Permohonan dibuat secara tertulis dengan menyebutkan alasan-alasan yang logis, yang ditujukan kepada Majelis Hakim yang menangani perkara tersebut;


2. Dibuat dengan alasan-alasan yang logis


Majelis Hakim dapat mengabulkan permohonan pengalihan penahanan tersebut setelah mempertimbangan alasan-alasan yang logis dan masuk akal;

Seperti adanya jaminan untuk menghadirkan Terdakwa sehingga tidak akan mempersulit persidangan serta mempertimbangkan rasa keadilan masyarakat;

Terutama untuk perkara yang menjadi perhatian publik atau perkara yang menarik perhatian atau alasan kesehatan Terdakwa;


3. Majelis Hakim mengeluarkan penetapan


Jika permohonan pengalihan penahanan tersebut dikabulkan oleh Majelis Hakim / Hakim, maka akan dibuat dalam bentuk penetapan;

Selanjutnya di persidangan, Majelis Hakim / Hakim akan membacakan penetapan pengalihan penahanan tersebut dimuka persidangan;

4. Ditembukan kepada Penasihat Hukum atau Keluarga Terdakwa


Setelah Majelis Hakim membacakan dan mengabulkan permohonan pengalihan penahanan Terdakwa tersebut, penetapan tersebut ditembuskan kepada Penasihat Hukum atau Keluarga Terdakwa;

Selanjutnya penetapan tersebut akan digunakan oleh Jaksa Penuntut Umum dan Pihak Rutan untuk mengeluarkan Terdakwa dari Rutan menjadi tanahan Rumah;


5. Jika permohonan ditolak


Jika ternyata permohonan pengalihan penahanan Terdakwa tersebut ditolak, maka hal tersebut tetap harus diucapkan di persidangan dan dicatat di dalam Berita Acara Persidangan;

Agar permohonan pengalihan penahanan tersebut dikabulkan, Penasihat Hukum atau Keluarga Terdakwa harus membuat surat permohonan dengan baik dan benar;


Contoh Surat Permohonan Pengalihan Penahanan (diajukan oleh Keluarga Terdakwa)

Muntok,........2019

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan .....
cq. Majelis Hakim Yang Memeriksa dan Mengadili
Perkara No....... atasn nama Terdakwa........
di 
     T e m p a t

Dengan hormat,

Yang bertandatangan dibawah ini:
Nama    : (Isi Nama Penjamin)
Umur    : ....... tahun
Alamat  : ................

Dalam hal ini saya selaku (istri / suami / penjamin Terdakwa) dari :
Terdakwa : ..........
Umur     : ........ tahun
Alamat   : ...................

Dengan ini mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara No........ atasnama Terdakwa........... untuk pengalihan terhadap jenis Penahanan lainnya terhadap (suami/istri) saya yang sedang menjalani proses persidangan dalam tindak pidana pasal.................;

Adapun dasar pertimbangan permohonan ini sebagai berikut:
1. Bahwa Terdakwa telah melalui proses pemeriksaan di tingkat penyidikan dengan baik dengan tidak mempersulit jalanya pemeriksaan.
2. Bahwa Terdakwa adalah saat ini sedang mengalami sakit ...... sehingga harus melakukan pemeriksaan dokter secara rutin / tulang punggung keluarga;
3. Bahwa saya selaku (istri/suami) Terdakwa bersedia untuk menjamin terdakwa tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Tidak akan melarikan diri.
b. Tidak menghilangkan barang bukti.
c. Tidak mengulangi tindak pidana.
d. Tidak mempersulit jalannya penuntutan atau pemeriksaan di sidang pengadilan, serta sanggup dan bersedia untuk menghadiri pemeriksaan di Pengadilan Negeri ........

Bahwa menimbang alasan-alasan tersebut di atas, saya memohon dengan hormat agar Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara atasnama Terdakwa...... tersebut berkenan untuk mengalihkan penahanan (suami/istri) saya dengan jenis penahanannya menjadi jenis Penahanan Kota / Rumah; 

Atas permohonan ini, saya bersedia untuk melaksanakan wajib lapor sebagaimana telah ditentukan oleh Undang-Undang;

Demikian surat permohonan penahanan ini sayaajukan, atas perhatiannya sayaucapkan terimakasih.

Hormat saya



...........
(istri/suami/ penjamin Terdakwa)


Contoh Surat Permohonan Pengalihan Penahanan (diajukan oleh Penasihat Hukum)

Muntok,........2019

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan .....
cq. Majelis Hakim Yang Memeriksa dan Mengadili
Perkara No....... atasn nama Terdakwa........
di 
     T e m p a t

Dengan hormat,

Yang bertandatangan dibawah ini:
(Isi Nama Kuasa), Advokat dan Pembela Umum pada kantor (Isi Nama Kantor Kuasa Hukum), beralamat di (Isi Alamat Kantor Kuasa). 

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama :
Terdakwa : ..........
Umur     : ........ tahun
Alamat   : ...................

Dengan ini mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara No........ atasnama Terdakwa........... untuk pengalihan terhadap jenis Penahanan lainnya terhadap klien kami, yang terkait dalam tindak pidana berdasarkan pasal.................;

Adapun dasar pertimbangan permohonan ini sebagai berikut:
1. Bahwa klien kami telah melalui proses pemeriksaan di tingkat penyidikan dengan baik dengan tidak mempersulit jalanya pemeriksaan.
2. Bahwa klien kami adalah (isi alasan kenapa orang yang ditahan perlu diberikan penangguhan dan/atau pengalihan penahan)
3. Bahwa ada jaminan dari (isi nama orang yang menjamin) yang merupakan (isi dengan hubungan penjamin dengan orang ditahan) dari klien kami (terlampir) untuk menjamin bahwa klien kami tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
a. Tidak akan melarikan diri.
b. Tidak menghilangkan barang bukti.
c. Tidak mengulangi tindak pidana.
d. Tidak mempersulit jalannya penuntutan atau pemeriksaan di sidang pengadilan, serta sanggup dan bersedia untuk menghadiri pemeriksaan di Pengadilan Negeri ........

Bahwa menimbang alasan-alasan tersebut di atas, dengan memperhatikan ketentuan pasal 31 ayat 1 KUHAP, kami memohon dengan hormat agar Majelis Hakim yang memeriksa dan memutus perkara atasnama Terdakwa...... tersebut berkenan untuk mengalihkan penahanan klien kami dengan  jenis penahanannya menjadi jenis Penahanan Kota / Rumah; 

Atas permohonan ini, klien kami bersedia untuk melaksanakan wajib lapor sebagaimana telah ditentukan oleh undang-undang;

Demikian surat permohonan penahanan ini kami ajukan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,



...........
(Isi nama kuasa hukum)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar