Skip to main content

10 Keinginan Anak Yang Tidak Bisa Ia Ucapkan


Ada beberapa keinginan buah hati yang sebenarnya ia ungkapkan namun sangat sulit untuk disampaikan;

Bahkan kita sebagai orangtuapun terkadang tidak menyadari dan peka terhadap permintaan sang malaikat mungil nan polos;

10 Keinginan Anak Yang Tidak Bisa Ia Ucapkan


Rengekan dan tangisan kadang kita salah artikan, bahkan hal tersebut membuat hati menjadi panas dan emosi;

Tanpa disadari, perkataan dan tindakan kasar menghujam hatinya saat emosi memuncak tatkala tubuh merasa lelah seharian bekerja;

Sang malaikat mungil yang dititip Tuhan ini belum mampu menyampaikan apa yang ia inginkan dengan cara yang benar dikarenakan usianya yang masih belia;

Bukan hanya mainan yang ia inginkan, namun ada beberapa keinginan yang sesungguhnya ingin ia sampaikan kepada orangtua sang pelindungnya;

Beberapa keinginan terkadang luput dari perhatian orangtua, bahkan ia dianggap sebagai anak yang manja dan tak mandiri, namun semua itu salah!

Berikut ini 10 keinginan anak yang ia sampaikan namun tak dapat diungkapkan

1. Jangan Marahi Aku Di Depan Banyak Orang


jangan marahi aku di depan banyak orang

Ketika ia sedang bermain, atau sedang berkunjung ke tempat keramaian, nalurinya sebagai anak-anak yang belum betul-betul memahami mana yang baik dan yang buruk;

Melihat tingkahnya, seketika emosi memuncak. Entah karena malu atau ingin mencegah bahaya, seketika ucapan bahkan pukulan mendarat pada dirinya;

Dalam tangis, ia berbicara di dalam hati "Ibu, jangan marahi aku di depan orang banyak, aku malu". Namun ia tak dapat mengungkapkannya dan ia simpan di dalam hati dan berharap Ibu tak memarahiku lagi;

Ia hanya butuh bimbingan yang baik bukan amarah yang harus di terima ketika ia sedang mengekspresikan dirinya;

Baca Juga : Stop Membentak Anak!!! Ini Dampak Buruk Bagi Otaknya

2. Bimbing Aku Jika Aku Salah


bimbing aku jika aku salah

Umurnya yang masih belia tak bisa disamakan dengan orang yang telah dewasa;

Ia masih ingin mencoba hal-hal yang baru da terkadang mencoba hal-hal yang menurut kita aneh dan berbahaya dan seketika amarah kembali memuncak;

Ketika ia ingin mencoba sesuatu, hal tersebut bukanlah sebuah kenakalan, justru hal tersebut menandakan bahwa otaknya sedang bekerja;

Bimbingan yang lembut dengan kasih sayang saat ia melakukan kesalahan, membuatnya merasa aman dan terlindungi bukan malah memarahinya;

Namun hal tersebut tetap belum dapat ia sampaikan dengan baik dan benar;

Baca Juga :  Jangan Malu Jadi Pria Si Anak Mama, Ini Fakta Yang Perlu Wanita Ketahui

3. Aku Ingin Jadi Diri Sendiri


aku ingin jadi diri sendiri

Semakin bertambahnya usia buah hati akan membuat pola pikirnya berubah dan tak bisa disamakan dengan usianya saat 2 atau 3 tahun yang lalu;

Semakin hari ia akan semakin dewasa dan ingin menjadi dirinya sendiri dan melakukan segala sesuatu yang ia bisa tanpa bantuan kita lagi;

Namun naluri orangtua tetap akan menganggap sang malaikatnya itu masih sama dengan malaikat kecilnya dulu;

Untuk itu ia ingin menyampaikan keinginannya untuk menjadi diri sendiri dan dihargai meskipun hal tersebut tak bisa ia ungkapkan;

Baca Juga : Marahmu, Emosimu dan Tangisannya

4. Jangan Bandingkan Aku Dengan Siapapun


jangan bandingkan aku dengan orang lain

Ketika ia melakukan kesalahan atau belum dapat melakukan sesuatu, jangan pernah membandingkannya dengan saudara-saudaranya atau orang lain;

"Coba lihat kakakmu pinter sekali udah bisa makan sendiri" atau "Gimana sih? Masa sih kalah sama adikmu?"

Ungkapan tersebut akan membuatnya merasa dibeda-bedakan dan membuatnya terluka, namun tetap saja hal tersebut tak dapat ia sampaikan;

Baca Juga :  Waspada! Ini Bahaya Bagi Anak Bermain HP Sambil Tiduran

4. Aku Adalah Prioritasmu


aku adalah prioritasmu

Ketika orangtua sibuk bekerja dan hanya memiliki sedikit waktu untuknya, ia akan merasa sedih dan terluka;

Saat ia ingin bermain dan bermanja, saat itu pula tubuh merasa lelah dan tak berdaya namun saat itu pula hati sang malaikat kecil terluka;

Di dalam hatinya akan berkata "Ayah Ibu, Aku adalah anakmu, Utamakan aku dari apapun";

5. Aku Adalah Mesin Fotokopimu


aku adalah mesin fotokopimu

Tak dipungkir bahwa anak merupakan mesin fotokopi yang sangat canggih dan mesin peniru yang unggul;

Seperti pepatah mengatakan "Like Father Like Son" atau "Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya";

Pepatah itu adalah benar adanya, bahwa tingkah laku orangtua terhadap anaknya akan sangat berpengaruh bagi perilaku anaknya;

Jika yang ia lihat adalah kebaikan dari orangtuanya maka kebaikan pula yang ia dapatkan dan sebaliknya;

Baca Juga : Waspada! Bahaya Bagi Anak Membawa Tas Dengan Beban Yang Berat

6. Jangan Memakiku Dengan Kata-Kata Kasar



Saat ia melakukan kesalahan atau tidak dapat melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan kita, kadang hati menjadi panas dan emosi;

Tak jangan mulut berkata-kata keras terhadapnya agar ia menuruti keinginan kita;

Hal tersebut akan sangat menyakiti hatinya dan tidak menutup kemungkinan ia akan meniru perkataan yang telah ia dengar;

7. Maafkan Aku Telah Menyusahkanmu



Meskipun usianya masih belia dan belum dapat menyampaikan isi hatinya dengan baik dan benar namun di dalam hatinya ia berbicara;

Saat melihat orangtuanya lelah dan terlelap dalam tidur karena seharian bekerja dalam diam ia berkata "Terima Kasih Ayah Ibu telah merawatku dengan baik, maafkan aku telah menyusahkan kalian";

8. Sayangi Aku Sepenuh Hati



Dekapan dan pelukan hangat dari kedua orangtuanya merupakan hal yang sangat ia dambakan, meskipun tak dapat ia ungkapkan;

Dalam hatinya ia berkata "Ayah Ibu kemarilah, peluk aku dan sayangi aku sepenuh hati!";

9. Aku Butuh Perhatianmu



Ketika anak melakukan suatu yang aneh dan menarik perhatianmu, terkadang hal tersebut sengaja ia lakukan untuk membuatmu fokus kepadanya;

Ia hanya butuh perhatianmu saat perhatianmu teralihkan oleh sesuatu yang menarik selain dirinya dan itu bukanlah sebuah kenakalan;

Baca Juga : Penyebab Anak Mabuk Perjalanan Dan Cara Mengatasinya

10. Mengertilah Akan Kelemahanku



Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan tidak dapat kita samakan;

Hal tersebut berlaku bagi buah hati, ia memiliki kekurangan dan kelebihan yang tidak sama dengan anak lainnya;

Jangan hancurkan hatinya dengan menyalahkan kekurangan atau kelemahannya, justru pengertian dan supportmu sangat dibutuhkannya, agar ia dapat mengatasi kekurangan dan kelemahannya;

Demikianlah beberapa keiginan anak yang ingin ia sampaikan namun tidak dapat ucapkan, semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi kita semua;

Anak merupakan titipan dari Tuhan yang diberikan kepada Hamba-Nya yang telah diberikan kepercayaan, oleh karena itu jangan pernah mensia-siakannya;

Sekian

Terima Kasih..



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar