Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Contoh Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri

Percekcokan atau perselisihan di dalam rumah tangga adalah hal yang lumrah dan sering terjadi;
Berbagai hal komplek yang menyebabkan terjadi cekcok rumah tangga seperti masalah perselingkuhan, ekonomi, anak dan sebagainya;

Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri;


Namun jika perselisihan atau percekcokan rumah tangga tidak dapat diselesaikan dengan kepala dingin akan menyebabkan pertengkaran hebat bahkan perceraian;

Untuk mengajukan permohonan perceraian bagi yang beragama islam dapat diajukan ke Pengadilan Agama sedangkan khusus Non Muslim dapat diajukan di Pengadilan Negeri tempat berdomisili;

Untuk mengajukan Gugatan perceraian tentunya harus mengajukan beberapa persyaratan yang harus dilengkapi;

Baca Juga : Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri (bagi yang belum mempunyai anak)

Syarat-Syarat mengajukan Gugatan perceraian di Pengadilan Negeri


Apapun persyaratan yang harus dipenuhi yaitu bukti surat yang telah difotokopi dan ditempeli materai serta dicap pos yaitu:
  1. Fotokopi KTP 
  2. Fotokopi Kartu Keluarga
  3. Fotokopi Kutipan Akta Nikah
  4. Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran Anak (bagi yang punya anak)

Selain persyaratan diatas, Penggugat juga harus menyiapkan mininal 2 (dua) orang saksi yang memang betul- betul mengetahui perihal perceraian tersebut;

Namun sebelum itu terlebih dahulu Penggugat harus membuat Surat Gugatan Cerai  yang ditujukan ke Ketua Pengadilan Negeri setempat;

Cara Membuat Surat Gugatan Perceraian di Pengadilan Negeri


Di dalam Surat Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri terdapat beberapa bagian surat yaitu :

1. Tanggal Surat 


Tanggal Surat berisi mengenai tempat, tanggal bulan dan tahun dibuatnya Surat Gugatan;

2. Tujuan Surat


Tujuan Surat Gugatan ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri setempat;

Baca Juga : Contoh Surat Pencabutan Gugatan di Pengadilan Negeri

3. Perihal Surat


Perihal surat berisi mengenai tentang apa yang menjadi tujuan dari Gugatan tersebut;

4. Identitas Para Pihak


Identitas Para Pihak yaitu identitas Penggugat dan Tergugat yang berisi mengenai tentang Nama, Tempat, tanggal lahir, agama, pekerjaan serta alamat Para Pihak;

Baca Juga : Tata Cara Pendaftaran Gugatan Perkara Perdata di Pengadilan Negeri

4. Posita


Posita berisikan tentang dasar-dasar atau alasan-alasan Penggugat untuk mengajukan gugatan cerai seperti kapan Penggugat menikah dengan Tergugat, anak hasil dari perkawinan, alasan ribut, dan sebagainya;

5. Petitum


Petitum merupakan hal yang ingin dimohonkan oleh Penggugat agar Gugatannya dikabulkan oleh Hakim sesuai dengan gugatannya; 

6. Tanda Tangan Penggugat


Sebagai penutup surat gugatan harus tempeli materai Rp.6000,- dan ditandatangani oleh Pemohon;

Baca Juga : Alur Proses Persidangan Perkara Gugatan di Pengadilan Negeri

Berikut Contoh Surat Gugatan Cerai di Pengadilan Negeri :

Contoh Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri



(Tanggal)..........,  (Bulan) ................20....(Tahun)

Kepada Yth,              
Ketua Pengadilan Negeri
.....................................
di –
      ................................

Perihal :  Gugatan Perceraian.

Dengan Hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini : 

................................

Tempat / tanggal lahir, ....................., ............................., jenis kelamin Perempuan, kebangsaan Indonesia, agama..................., pekerjaan........., tempat tinggal di ........................................, selanjutnya sebagai  PENGGUGAT;

Dengan ini mengajukan Gugatan Perceraian terhadap :

...........................

Tempat/tanggal lahir ...............,..................., jenis kelamin Laki-laki, Kebangaan Indonesia, pekerjaan.................., bertempat tinggal di ..................., selanjutnya disebut TERGUGAT;

Adapun duduk perkaranya adalah sebagai berikut :
  • Bahwa Penggugat ............. dengan Tergugat, ............ tanggal ...................telah melangsungkan  perkawinan secara sah di Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten .............di...................sebagaimana tercatat dalam Akta perkawinan Nomor : ...........................;
  • Bahwa dari Perkawinan tersebut, Penggugat dengan Tergugat telah dikaruniai ....(......) orang Anak yang bernama : ........................
  • Bahwa oleh karena  Penggugat dengan Tergugat setelah  sebagai suami  isteri  belum memiliki Rumah Tempat tinggal sendiri, maka tinggal dirumah orang tua Penggugat; 
  • Bahwa ..............................(sebutkan alasan percekcokan);
  • Bahwa berdasarkan seluruh uraian tersebut di atas, cukuplah sudah Penggugat mengajukan gugatan perceraian terhadap Tergugat karena telah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam undang undang No.1 tahun 1974 pasal 39  ayat (2) yaitu untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan bahwa suami isteri itu tidak akan hidup rukun kembali  sebagai suami isteri, dan Peraturan Pemerintah  No.9 tahun 1975 pasal 19 huruf F yaitu antara Suami isteri terus menerus terjadi perselisihan dan pertengkaran dan tidak ada harapan akan hidup rukun kembali  dalam rumah tangga ;
  • Bahwa berdasarkan ketentuan pasal 35 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Peraturan Presiden RI Nomor : 25 Tahun 2008 pasal 75 ayat (1) dan ayat (4) tentang Persyaratan dan Tata cara Pendaftraran Penduduk dan Pencatatan Sipil,  maka mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri ..............c/q Majelis Hakim yang mengadili dan menyidangkan perkara ini untuk memerintahkan Panitera Pengadilan Negeri atau Pejabat Pengadilan Negeri .....................yang ditunjuk untuk mengirimkan satu helai salinan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, tanpa bermaterai kepada Pegawai Pencatat ditempat perceraian berlangsung dan dimana Perkawinan itu terjadi;
Berdasarkan hal -hal tersebut di atas Penggugat mohon kepada Pengadilan Negeri ........................berkenan memeriksa gugatan ini dengan memanggil Penggugat dan Tergugat dipersidangan yang ditentukan, selanjutnya setelah memeriksa bukti -bukti dan saksi saksi yang Penggugat ajukan berkenan pula memberikan putusan yang amarnya sebagai berikut:
  1. Mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya
  2. Menyatakan bahwa perkawinan antara Penggugat : ................... dengan Tergugat, ................... yang dilangsungkan  di .............., tanggal .................,  sebagaimana tercatat dalam Akta Perkawinan Nomor : ...........................putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya;
  3. Menetapkan bahwa Penggugat adalah sebagai wali Ibu dari anak satu-satunya yang masih di bawah umur dan berhak memelihara, mengasuh, mendidik  serta merawat anak  hasil perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat, yaitu ................., jenis kelamin ..............lahir di ..........tanggal ............., Jenis Kelamin ............,sampai  anak tersebut berumur dewasa dan dapat menentukan pilihannya sendiri;
  4. Menyatakan Tergugat untuk memberi nafkah / biaya hidup, biaya pendidikan, perawatan sehari hari kepada anak tersebut, sebesar Rp.............,-(...........rupiah), sampai anak tersebut berumur dewasa   dan dapat menentukan pilihannya sendiri;
  5. Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Negeri ............. untuk segera setelah putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap mengirimkan 1 (satu) Eksemplar salinan putusan ini kepada Pegawai Kantor Catatan Sipil Kabupaten ......... di .............., agar Pegawai Kantor Catatan Sipil tersebut mencatat tentang perceraian dimaksud dalam Buku Register yang diperuntukkan untuk itu bagi Warganegara Indonesia dalam tahun yang sedang berjalan dan sekaligus dapat menerbitkan Akte Perceraian dimaksud;
  6. Membebankan biaya perkara ini kepada Tergugat;
Demikianlah atas terkabulnya gugatan Penggugat ini diucapkan terima kasih;

Hormat Penggugat,
                                                                                          
    
Materai

(nama Penggugat)

Demikian contoh surat gugatan cerai di Pengadilan Negeri, semoga bermanfaat;
BangDidav
BangDidav Hadir sebagai media alternatif untuk informasi, hiburan dan hukum

Posting Komentar untuk "Contoh Surat Gugatan Cerai Di Pengadilan Negeri"