Skip to main content

Sidang Lanjutan Penistaan Agama, PH Mengajukan Permohonan Pemeriksaan Kejiwaan Terdakwa


Bangdidav.com - Persidangan lanjutan perkara pidana kasus penistaan agama atasnama Daud Rafles (25) telah digelar di Pengadilan Negeri Mentok, Selasa (25/06/2019);

Sesuai dengan agenda persidangan sebelumnya, Terdakwa menyatakan didampingi oleh Penasihat Hukum (PH) yaitu Marah Rusli, SH Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Pengacara Marah Rusli, SH dan Rekan;

PH Mengajukan Permohonan Pemeriksaan Kejiwaan Terdakwa


Sidang lanjutan kasus penistaan agama yang dinyatakan terbuka untuk umum, dibuka dengan membacakan identitas Terdakwa dan membacakan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum;

JPU mendakwa Terdakwa dengan dakwaan Primer melanggar pasal 45 A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2)  Undang-Undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik;

Serta dakwaan Subsider melanggar pasal 156 a huruf a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHPidana);

Setelah membacakan surat dakwaan tersebut, PH Terdakwa menyatakan mengerti dan tidak mengajukan keberatan sehingga dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dari JPU;

Namun JPU menyatakan belum siap dengan saksi-saksi dan mohon kepada Majelis Hakim untuk menunda persidangan guna mempersiapkan saksi-saksinya;

Selanjutnya Majelis Hakim menunda persidangan pada Selasa (03/07/2019) mendatang untuk mendengarkan saksi-saksi dari JPU;


PH Terdakwa mengajukan Izin Pemeriksaan Kejiwaan


Namun sebelum Majelis Hakim menutup persidangan, PH Terdakwa mengajukan permohonan izin agar Terdakwa dilakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap klainnya;

Berdasarkan Surat Keterangan Pemeriksaan Kesehatan dari Seorang Dokter Psikiater yang bernama dr. Risman Saragih, S.PS tertanggal 19 Juni 2019 bahwa Terdakwa mengalami kelainan kejiwaan;

Surat Permohonan Pemeriksaan Kejiwaan Terdakwa Daud. Photo by bangdidav.com


Di dalam Surat Keterangan tersebut, Terdakwa diharuskan melakukan pemeriksaan kesehatan kejiwaan secara berkala;

PH Terdakwa memohon kepada Majelis Hakim untuk mengabulkan permohonan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan Terdakwa sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh Majelis Hakim;

Namun Majelis Hakim masih akan menelaah dan mempelajari Surat Permohonan tersebut apakah perlu untuk dikabulkan atau tidak;

Sekian

Terima Kasih..
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar