Skip to main content

Kota Muntok, Si Kota Tua Yang Tetap Mempesona

Tanjung Kalian Muntok. Photo by bangkatour.id
MUNTOK- Sebuah kota yang terletak di ujung barat pulau Bangka yang memiliki sejuta keindahan alam dan kenangan sejarah membuat dirinya bak putri cantik yang selalu bersolek;

Sejak resmi ditetapkan sebagai daerah otonom hasil pemekaran daerah tahun 2003 silam, Kota Muntok yang merupakan ibukota Kabupaten Bangka Barat ini tetap memberikan sejuta pesonanya baik dari segi wisata maupun sejarahnya;

Kota Muntok, Si Kota Tua Yang Tetap Mempesona


Kota Muntok yang terkenal dengan hasil tambangnya yaitu timah memiliki luas 469 km2 dengan jumlah penduduk kurang lebih 45.545 jiwa dan memiliki 7 kelurahan yang terdiri dari :
  • Air Belo
  • Air Limau
  • Air Putih
  • Belo Laut
  • Sungai Daeng
  • Sungai Baru
  • Tanjung

Kota Muntok yang kini telah berusia 284 tahun sangat banyak menyimpan sejarah mengenai cerita sejarah perjalanan bangsa Indonesia;

Sejarah Kota Muntok


Muntok atau Mentok adalah kota tua yang didirikan oleh Abang Pahang, yang merupakan  mertua Sultan Palembang Darusssalam Mahmud Badaruddin I (1720-1755);


Pada tahun 1722 Kota Muntok menjadi ibu kota Karesidenan Bangka Belitung, sebelum dipindahkan oleh Residen J. Englenberg ke Pangkal Pinang pada tahun 1907;

Dahulu Muntok atau disebut juga Mentok adalah kota pelabuhan yang penting. 

Melalui kota inilah komoditas unggulan berupa lada putih serta biji timah yang ditambang besar-besaran di Muntok dan sekitarnya diangkut oleh kapal-kapal Pemerintah Hindia Belanda menuju Eropa;

Kota Muntok dibentuk berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Belitung Timur di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang ditetapkan pada tanggal 25 Februari 2003 dalam sidang Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia;

Pada tanggal 24 Mei 2003, Drs. H. Syaiful Rachman, MM. dilantik sebagai Penjabat Bupati Bangka Barat oleh Menteri Dalam Negeri RI, Hari Sabarno, bersama 3 tiga Penjabat Bupati lainnya bertempat di Lapangan Merdeka Pangkalpinang. 

Tanggal ini menandai awal penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bangka Barat;

Merupakan Kota Sejarah dan Wisata


Wisata Sejarah


Sebagai Kota warisan sejarah, Kota Muntok juga banyak menyimpan situs dan bangunan bersejarah,
yaitu sebagai berikut :

1. Museum Timah

museum timah muntok
Museum Timah. Photo by situsbudaya.id
Bangunan Museum Timah ini dulunya merupakan kantor pusat dari Banka Tin Winning Bedjriff milik Pemerintah Belanda (HOOFDBUREAU BANKATINWINNING). 

Bangunan ini dibangun pada tahun 1915, oleh pemerintah Belanda yang terdiri dari 2 lantai.

Museum Timah Muntok adalah salah satu dari 2 museum timah yang ada di Indonesia. Museum Timah yang lain ada di Kota Pangkalpinang.

Museum Timah Muntok ini sekarang dikelola dan dipelihara oleh PT. Timah (Persero), yang semenjak tahun 2013 yang lalu membuka bangunan ini untuk umum.

2. Mercusuar Tanjung kalian


mercusuar tanjung kalian
Mercusuar Tanjung Kaliasn. Photo by wisatalagi.blogspots.com
Sebuah Mercusuar yang berdiri tegak dan kokoh di Tanjung Kalian adalah sebuah sarana penyelamat lalu lintas kapal yang di bangun oleh Belanda pada tahun 1862.

Dengan tinggi kurang lebih 65 cm yang terdiri dari 117 anak tangga berbentuk melingkar, kita dapat melihat keindahan Kota Muntok di sekeliling menara;

Disaat malam hari, Mercusuar ini memiliki sinar lampu dengan radius sepanjang 5 km dari arah laut yang berguna sebagai sinyal bagi kapal-kapal yang melintas;

3. Masjid Jamik dan Klenteng Kong Fuk Miau

Masjid Jamik dan Klenteng Kong Fuk Mia. Photo by mandrapahlawa.blogspot.com
Sebuah bangunan masjid berwarna hijau bersanding dengan bangunan klenteng berwarna merah menyala. 

Kedua bangunan tersebut adalah Masjid Jami’ Muntok dan Klenteng Kong Fuk Miau yang terletak di Kampung Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat;

Hal ini sangatlah jelas bahwa masyarakat Kota Muntok sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama;

Bagaimana tidak, dua buah bangunan ibadah yang berbeda aliran hanya dipisahkan oleh jalan setapak tampak saling bergandengan seakan menandakan bahwa mereka saling bersaudara;

Indah bukan??

4. Wisma Ranggam Muntok

wisma ranggam muntok
Wisma Ranggam Muntok. Photo by tribunnews.com
Wisma Ranggam merupakan salah satu lokasi pengasingan Menteri Luar Negeri Agus Salim, Wakil Perdana Menteri M Roem, Menteri Pengajaran Ali Sastroamidjojo, dan beberapa tokoh lainnya, pada kurun waktu tahun 1948 sampai 1949;

Wisma Ranggam di Muntok merupakan tempat diskusi strategi untuk melawan Agresi Belanda II;

5. Mobil Ford Deluxe 8


Mobil Ford Deluxe 8 BN 10. Photo by iqbalkautsar.com
Sebuah mobil Ford Deluxe 8 warna hitam merupakan kendaraan milik Proklamator RI Soekarno – Hatta dan para tokoh bangsa selama diasingkan di Pulau Bangka. 

Mobil bernomor pelat BN 10 adalah saksi bisu perjuangan pemimpin bangsa menyusun strategi melawan Agresi Militer II Belanda. Sekarang, ia teronggok tinggal body tanpa mesin di Wisma Menumbing, Muntok, Bangka Barat;

6. Taman Lokomotif

lokomotif kota muntok
Taman Lokomitif
Merupakan salah satu ikon dari Kota Muntok adalah Taman Lokomotif atau Lokomobil yang merupakan salah satu saksi sejarah pertimahan di kota tua ini;

Tampak hanya sisa bagian depan dari lokomotif yang terpajang di sebuah taman yang juga merupakan objek wisata bersejarah di Kota Muntok;

7. Pesanggrahan Menumbing


kota muntok
Pesanggrahan Menumbing. Photo by situsbudaya.id
Sama halnya dengan Wisma Ranggam, bangunan bersejarah lainnya adalah Pesanggrahan Menumbing juga digunakan sebagai lokasi pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta beserta dengan Tokoh nasional lainnya;

Bangunan yang berada di puncak Bukit Menumbing itu merupakan sebuah bangunan permanen berbahan batu dan semen yang dicat warna putih.

Bangunan ini mirip benteng yang menghadap langsung ke Pelabuhan Muntok. Selain bangunan utama serupa benteng, juga terdapat sejumlah bangunan kecil yang berfungsi sebagai gudang dan pos jaga;

8. Bangkai Kapal Korps Perawat Australia

Kapal Korps Perawat Australia
Bangkai Kapal Korps Perawat Australia. Photo by jayamandirirental.blogspot.com
Tidak berapa jauh dari mercusuar Tanjung Kalian terdapat bangkai kapal yang sudah puluhan tahun berada di bibir pantai Tanjung Kalian.

Konon ceritanya bangkai kapal tersebut adalah bangkai kapal dari Korps Perawat Angkatan Darat Australia yang dikandaskan tentara Jepang pada Perang Dunia II.

Mercusuar Tanjung Kalian merupakan saksi bisu pembantaian massal tentara Jepang terhadap 22 perawat dari Australia tanggal 16 Februari 1942;

Namun masih banyak lagi bangunan-bangunan tua nan bersejarah yang dapat kita temukan di Kota Muntok yang merupakan saksi bisu dari perjuangan bangsa Indonesia dimasa lampau;

Seperti Rumah Mayor Cina, Batu Balai, Kuburan Keramat dan Teluk Inggris dan masih banyak lagi;

Wisata Alam


Selain menjadi Kota yang penuh kenangan nan bersejarah, Kota Muntok juga saat ini sedang bersolek dengan keindahan wisata alamnya antara lain sebagai berikut :

1. Batu Balai

batu balai
Batu Balai. Photo by ceritamistiz.blogspot.com
Berada di lokasi tak jauh dari Bukit Menumbing, Batu Balai merupakan spot wisata berupa bongkahan batu besar menyerupai pecahan atau potongan dari sebuah kapal besar;

Batu Balai terletak 3,5km di sebelah utara Mentok. Batu-batu itu berukuran lebih kurang 8 x 6m dan tingginya 5m.

Pada zaman dahulu, di samping batu ini terdapat kantor pemerintahan serta tempat orang-orang kampung di sekitar itu bermusyawarah. 

Tempat yang demikian ini disebut “balai” sehingga batu itu dinamakan “Batu Balai”. Sampai sekarang batu balai masih terpelihara dengan baik di Kota Muntok;

2. Danau Aek Biru


danau aek biru
Danau Aek Biru. Photo by twgram.me
Sama halnya dengan Danau Kaolin di Bangka Tengah, Danau Aek Biru yang terletak di Desa Menjelang Kota Muntok ini merupakan spot wisata yang berasal dari bekas lokasi penambangan pasir timah;

Dengan warna air yang jenih nan biru, dihiasi dengan berbagai macam ornamen-ornamen berwarna warni sangat cocok bagi wisatawan  dengan hobby ber-selfie;

3. Pantai Batu Rakit

pantai batu rakit
Pantai Batu Rakit. Photo by wonderfulbangkabalitung.com
Merupakan salah satu wisata pantai andalan di Kabupaten Bangka Barat, Pantai Batu Rakit menyugukan panorama alam yang cukup menawan;

Terletak bersebelahan dengan Pelabuhan Tanjung Kalian, wisatawan dapat melihat pemandangan serta lalu lalang kapal-kapal yang hilir mudik;

4. Pantai Tanjung Kalian


pantai tanjung kalian
Pantai Tanjung Kalian. Photo by flickr.com
Terletak bersebelahan dengan Mercusuar Tanjung Kalian, Pantai Tanjang Kalian tak kalah mempesona dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Kota Muntok;

Menyugukan pemandangan alam pantai yang dihiasi dengan bebatuan besar yang terdapat di pesisir pantai, serta air laut nan biru yang masih terjaga memanjakan mata bagi penikmat wisata alam;

Serta dapat dijadikan wisata selfie sebab terdapat background Mercusuar dan Pelabuhan Tanjung Kalian;

5. Pantai Tanjung Ular


pantai tanjung ular
Pantai Tanjung Ular. Photo by bangkapos.com
Tak seram namanya, bukan ular yang kita temui namun lukisan Tuhan nan mempesona yang dapat memanjakan mata;

Air Laut yang jernih dan pasir putih yang halus dihiasi pepohonan kelapa membuat siapa saja terkesima ketika datang ke destinasi wisata Kota Muntok yang satu ini;

6. Pantai Batu Berani

pantai batu berani
Pantai Batu Berani. Photo by kitekite.com
Tak jauh dari Mercusuar Tanjung Kalian, terdapat destinasi wisata alam berupa pantai nan cantik dihiasi susunan batu-batu besar nan kokoh mempercantik sisi keindahan pantai yang satu ini;

Di Pantai Batu Berani ini wisatawan dapat melihat dengan jelas matahari terbit dan terbenam sambil bersantai atau memancing ikan;

Namun masih banyak lagi destinasi wisata alam Kota Muntok yang dapat kita temui dan wajib kita kunjungi;

Kita wajib bersyukur wilayah dan negara kita Indonesia di karuniai Tuhan dengan berbagai macam sejarah dan lukisan indahNya;

Demikianlah sedikit deskripsi mengenai Kota Muntok, Si Kota Tua yang tetap mempesona yang dapat kami bagikan.

Semoga dapat menghibur dan menjadikan alternatif wisata bagi kita semua;

Sekian

Terima kasih..

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar